Perserikatan Bangsa-Bangsa (ANTARA) - Badan Program Pembangunan PBB (UNDP) pada Senin (19/1) mengumumkan bahwa pihaknya akan memindahkan sebagian besar posisi personelnya yang berbasis di New York, Amerika Serikat ke Eropa.
Langkah itu akan mempengaruhi hampir 400 posisi, dengan sekitar tiga perempat di antaranya dipindahkan ke Bonn, Jerman, dan sekitar seperempat sisanya dialihkan ke Madrid, Spanyol, kata UNDP dalam sebuah rilis pers.
"Langkah itu merupakan bagian dari upaya yang sedang berlangsung untuk beradaptasi dengan lanskap keuangan dan pembangunan yang terus berkembang, memperkuat kemitraan, dan memaksimalkan kemampuan UNDP dalam mendukung masyarakat paling rentan di dunia," kata badan PBB tersebut.
Secara keseluruhan, keberadaan UNDP di Bonn kini akan melampaui 400 posisi, mengingat kota tersebut telah menjadi rumah bagi program Sukarelawan PBB (UN Volunteers), yang merupakan bagian dari keluarga UNDP, kata badan tersebut.
UNDP beroperasi di sekitar 170 negara dan wilayah dengan jumlah tenaga kerja mencapai sekitar 22.000 orang, yang mayoritas di antaranya, yakni lebih dari 19.000, bertugas di kantor negara dan pusat regional.
Sementara itu, kurang dari 7 persen lainnya dari total personel UNDP berbasis di New York, dan sisanya ditempatkan di sejumlah lokasi lainnya.
New York akan tetap menjadi kantor pusat global UNDP.
Pada awal 2026, UNDP juga merelokasi 30 posisi dari New York ke kantor regionalnya di Afrika, Amerika Latin, dan Karibia, negara-negara Arab, Eropa Tengah, dan Asia-Pasifik untuk menempatkan personel lebih dekat dengan komunitas yang mereka layani.
Pewarta: Xinhua
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

3 days ago
6






































