Davos (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Kamis (22/1) mengatakan bahwa konflik di Jalur Gaza mendekati akhir.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada saat menghadiri upacara penandatanganan piagam Dewan Perdamaian Gaza yang digelar di sela-sela forum di Davos.
“Dan tentu saja, perang di Gaza, saat ini benar-benar mendekati akhir,” kata Trump.
Dalam kesempatan itu, Trump juga menuntut agar Hamas meletakkan senjata sesuai dengan kewajibannya. Ia menegaskan bahwa kegagalan memenuhi tuntutan tersebut akan mengakhiri keberadaan gerakan itu.
Selain itu, Trump menyatakan komitmennya untuk mewujudkan demiliterisasi Jalur Gaza. Ia mengatakan wilayah tersebut akan mendapatkan tata kelola yang layak serta dipulihkan setelah konflik berakhir.
Dewan Perdamaian Gaza, yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump, merupakan tindak lanjut atas Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza yang didukung dalam Resolusi 2803 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Trump telah mengumumkan rencana pembentukan Dewan Perdamaian Gaza sejak pekan lalu dan mengundang pemimpin sejumlah negara untuk bergabung.
Menurut Trump, Dewan Perdamaian Gaza dapat menjadi "otoritas sementara" di Jalur Gaza, Palestina, yang di antaranya bertugas untuk mengawasi mobilisasi sumber daya internasional untuk rakyat Palestina di wilayah tersebut.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA.
Baca juga: Iran: Penjajahan Israel harus diakhiri dulu sebelum perdamaian Gaza
Baca juga: AWG: Trump gunakan Dewan Perdamaian Gaza untuk kepentingan Israel
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 day ago
5






































