Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana meminta pemerintah Indonesia untuk memastikan Dewan Perdamaian Gaza gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak menjadi alat untuk mengusir warga Gaza dari tanah airnya.
Ia menyoroti presentasi menjelang penandatanganan piagam Dewan Perdamaian Gaza di Davos, Swiss, Kamis, yang disampaikan menantu Donald Trump, Jared Kushner, mengungkapkan rancangan besar transformasi Gaza yang akan membuat wilayah tersebut dipenuhi pencakar langit.
“Apakah rakyat Palestina di Gaza menyetujui hal ini? Bila mereka tidak menyetujuinya, jangan-jangan kota baru yang fantastis itu akan mencerabut rakyat Palestina dari akarnya,” kata Hikmahanto merespons pertanyaan ANTARA secara tertulis di Jakarta, Jumat.
Pakar hukum internasional itu khawatir jika transformasi semacam itu membuat penduduk Gaza tidak dapat memperoleh tanah dan tempat tinggal dengan biaya terjangkau, dan malah membuka pintu bagi siapapun, termasuk warga Israel, menguasai Gaza dengan kekuatan uang.
Terlebih, katanya, pembangunan suatu kota tidak boleh melupakan aspek kehidupan masyarakat yang mendiami tempat tersebut sebelumnya, yang dalam hal ini adalah warga Gaza itu sendiri.
Hikmahanto kemudian mempertanyakan apakah rekonstruksi Gaza justru akan dilakukan sesuai dengan keinginan Israel yang hendak menguasai Gaza setelah gagal merebut kendali wilayah tersebut akibat perlawanan dari kelompok pejuang Hamas.
Ia menegaskan bahwa langkah-langkah pembangunan kembali Jalur Gaza harus bermuara pada terwujudnya kemerdekaan Palestina secara utuh, dan Indonesia harus memastikan kegiatan Dewan Perdamaian senantiasa tetap pada tujuan tersebut.
“Semua ini harus mendapat kajian mendalam dari pemerintah Indonesia sehingga rekonstruksi Gaza benar-benar memanusiakan penduduk Gaza dan menjadi jalan bagi kemerdekaan rakyat Palestina,” kata akademisi UI itu.
Dengan didampingi Presiden Trump, Presiden RI Prabowo Subianto menandatangani Piagam Dewan Perdamaian di sela-sela agenda World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis, sehingga membuat RI resmi menjadi bagian dari organisasi itu.
Prabowo menyebut Dewan Perdamaian Gaza merupakan kesempatan bersejarah untuk mencapai perdamaian di Gaza, dan Indonesia memiliki komitmen besar untuk berperan dalam mewujudkan hal tersebut bagi kebaikan rakyat Palestina.
Baca juga: AWG: Trump gunakan Dewan Perdamaian Gaza untuk kepentingan Israel
Baca juga: China tolak usulan Dewan Perdamaian Gaza buatan Trump gantikan PBB
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

4 hours ago
1






































