Moskow (ANTARA) - Penjajah Zionis Israel merupakan dalang di balik kehancuran Jalur Gaza, kata Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Kamis.
"Kami, Tuan Presiden, sudah sangat menderita di tanah Palestina kami, seperti yang Anda ketahui dengan baik, selama penjajahan Israel, yang telah menyebabkan kehancuran di Jalur Gaza dan di Tepi Barat Yerusalem," kata Presiden Abbas selama pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Abbas mengungkapkan bahwa skala kehancuran yang terjadi di Jalur Gaza sangat dahsyat.
"Saya ingin memberikan beberapa data. Jumlah korban tewas dan terluka di Jalur Gaza telah mencapai 260.000 orang. Ada lagi ribuan orang lainnya yang terluka di Tepi Barat. Skala kehancurannya begitu dahsyat; Jalur Gaza hampir hancur total. Delapan puluh lima persen infrastruktur hancur," katanya.
Presiden Abbas pada Desember lalu mengatakan pendirian negara Palestina yang merdeka adalah kenyataan yang tidak terelakkan, menegaskan bahwa rakyat Palestina melangkah dengan mantap menuju kebebasan dan kemerdekaan.
Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan Kantor Berita Palestina, WAFA, Abbas menekankan terwujudnya negara Palestina yang berdaulat penuh dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, bersama dengan pemulangan para pengungsi yang sesuai dengan resolusi internasional dan Inisiatif Perdamaian Arab.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Putin siap kirim Rp17 triliun ke Dewan Perdamaian bentukan Trump
Baca juga: Rusia: Rencana Trump redam konflik Gaza, tetapi damai belum tercipta
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

1 day ago
3






































