Indonesia dan Turki menggelar pertemuan 2+2 yang diikuti oleh Menhan dan Menlu masing-masing negara, pada Jumat (9/1) di Ankara, Turki. Pada pertemuan ini, para menteri hadir langsung; Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menlu Sugiono dari Indonesia, serta Menhan Turki Yassar Guler dan Menlu Hakan Fidan dari Turki.
Pada kesempatan ini, para menteri itu sepakat untuk memperdalam kerja sama antar dua negara, mulai dari ekonomi, pengembangan SDM, hingga keamanan dan stabilitas Gaza.
"Saya menyampaikan bahwa kita akan fokus pada implementasi konkret peningkatan investasi SDM pertahanan secara timbal balik, pendidikan dan pelatihan militer, pengembangan teknologi industri pertahanan, serta kerja sama keamanan di Gaza demi stabilitas regional dan global," kata Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, lewat akun instagramnya @sjafrie.sjamsoeddin, dikutip Sabtu (10/1).
Usai dibahas lewat pertemuan 2+2 ini, hasil pembicaraan para menteri itu akan diimplementasikan secara konkret dalam waktu dekat.
"Dalam waktu dekat, rencana implementasi yang konkret akan disusun dan dimonitor bersama, sebagai wujud komitmen nyata untuk menjadikan kerja sama Indonesia–Türkiye semakin kokoh dan berkelanjutan," kata Sjafrie.
Sementara itu, Menlu Sugiono menjelaskan, pertemuan ini adalah mandat dari Presiden Prabowo terkait tindak lanjut dari High-Level Strategic Cooperation Council (HLSCC), yang telah dimulai pada 2025.
"Pertemuan 2+2 ini jadi platform kunci untuk memperkuat koordinasi kita dibawah partnership yang strategis dan komprehensif," terang Menlu lewat akun X nya.

13 hours ago
4





































