Pemicu Bencana Tanah Bergerak di Tegal Terungkap, BPBD Jelaskan Penyebabnya

6 hours ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL -- Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, M Afifudin atau Afif, mengungkapan, bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, telah menyebabkan 2.460 warga mengungsi. Dari hampir 700 rumah rumah terdampak, sebanyak 413 di antaranya mengalami rusak berat.

Afif menjelaskan, bencana tanah bergerak di Desa Padasari terjadi pada 2 Februari 2026. Hari itu, dan beberapa hari sebelumnya, desa tersebut tepah dilanda hujan lebat. Pada malam hari, warga mulai mendengar suara gemeretak pada bangunan rumah mereka. Retakan kemudian muncul di lantai rumah. 

"Kalau analisis sementara saya, di daerah situ adalah cekungan. Sisi utaranya adalah bukit yang memang kondisi vegetasinya sudah berkurang, sehingga air itu jenuh di titik di atas permukiman. Karena hujan intensitasnya tinggi, air itu mengakibatkan landslide atau longsor di dalam. Saya menduga seperti itu," ungkap Afif ketika ditanya perihal penyebab bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Selasa (10/2/2026). 

Berbeda dengan sisi utara, sisi selatan Desa Padasari merupakan pemakaman yang konturnya agak menanjak. Afif menagatakan, analisis sementaranya terkait penyebab terjadinya tanah bergerak di Desa Padasari didukung dengan munculnya aliran air cukup jernih dari fondasi rumah yang telah ambruk.

"Saya duga di bawah itu ada lapisan batuan yang kedap terhadap air. Sehingga tanah yang di atas lapisan batuan menjadi gembur, jenuh, dan akhirnya air mengalir ke daerah yang lebih rendah," ujar Afif. 

Dia menerangkan, Desa Padasari terdiri dari lima dukuh. Terdapat dua dukuh yang terdampak tanah bergerak, yakni Padasari dan Padareka. Sementara tiga dukuh lainnya tak terimbas. 

"Dari 860 rumah yang kami data, ada 413 rumah rusak berat, 189 rusak sedang, 97 rusak ringan, dan 164 lainnya yang dalam kategori masih kondisi baik. Tapi yang kategori baik pun, kalau masih di daerah rawan, khususnya di area terdampak, masih sangat berpotensi mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat," kata Afif. 

Afif menambahkan, sebuah bangunan pesantren di Desa Padasari turut ambruk akibat tanah bergerak. Selain itu, terdapat tiga bangunan sekolah yang ikut terdampak, terdiri dari PAUD, SD, dan SMP. 

Warga yang tinggal di lokasi terdampak kini telah diungsikan. Menurut Afif, terdapat delapan titik atau posko pengungsian. "Jumlahnya 2.460 jiwa," ujarnya. 

Dia menerangkan, warga yang kini tinggal di pengungsian akan direlokasi ke hunian sementara (huntara). Huntara akan dibangun di lokasi lebih aman dan stabil. "Sekarang sedang tahap pemilihan lokasi, kajian singkat dari Badan Geologi dan Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah untuk memastikan lahan relokasi itu aman dari gerakan tanah serupa," kata Afif seraya menambahkan bahwa huntara nantinya bakal dibangun oleh BNPB. 

Menurut Afif, jarak potensi lokasi huntara dengan Desa Padasari sekitar tiga kilometer. Warga hanya akan tinggal sementara di sana sebelum nantinya difasilitasi pemberian hunian tetap (huntap). 

Afif mengungkapkan, bencana tanah bergerak di Desa Padasari sudah pernah terjadi pada 2022. Namun dampaknya tidak separah seperti kejadian terbaru.

Read Entire Article