Nusron Ingatkan Potensi Konflik Agraria di Sempadan Sungai dan Pantai

2 days ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyoroti persoalan sempadan sungai, danau, dan pantai yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik agraria akibat ketidaksinkronan regulasi.

Menurutnya, banyak masyarakat telah lama bermukim di wilayah tersebut, bahkan telah mengantongi sertifikat hak atas tanah.

“Nah ada satu yang di sini belum saya masukkan, saya kelupaan di sini. Yang juga nanti berpotensi menjadi konflik juga. Ini kan tidak sinkron peraturan. Banyak masyarakat kita yang tinggalnya itu di sempadan sungai, sempadan pantai, dan kemudian sempadan danau,” jelas Nusron dalam rapat bersama pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1).

“Karena memang ada, dulu kan ada transportasi pakai, pakai laut, pakai perahu begitu, orang lebih senang tinggal di sungai,” lanjutnya.

Namun, persoalan muncul ketika peraturan pemerintah mengatur jarak sempadan sungai sejauh 100 meter yang tidak boleh ditempati. Aturan tersebut kerap dikaitkan dengan upaya pencegahan banjir.

“Sementara, ada peraturan, PP tentang sungai. Sempadan sungai jarak 100 meter tidak boleh. Nah dan ini dianggap sebagai salah satu penyebab banjir,” katanya.

Di sisi lain, Nusron menekankan banyak warga telah tinggal turun-temurun di kawasan tersebut dan telah memiliki sertifikat resmi.

“Lah sementara masyarakat sudah tinggal di situ, sudah beranak-pinak, sudah sekian turunan dan sudah pegang sertifikat juga. Ini kan harus ada kepastian. Mau kita gusur?” tutur Nusron.

Penampakan Paud di area sempadan sungai Cipaganti, RW 10, Kelurahan Hegarmanah, Cidadap, Kota Bandung, ambruk akibat tergerus arus sungai karena hujan deras, Jumat (23/5/2025). Foto: Dok. Istimewa

Ia menyebut, penetapan sempadan sungai sejatinya menjadi kewenangan Menteri Pekerjaan Umum. Namun hingga kini, penetapan tersebut belum sepenuhnya dilakukan.

Menurut Nusron, konflik muncul karena masyarakat telah lebih dahulu bermukim dan memiliki alas hak sebelum adanya penetapan sempadan.

“Karena faktanya di Indonesia ini sudah ada masyarakat yang sebelum Indonesia merdeka sudah ada tinggal di pinggir-pinggir sungai,” ujar Nusron.

“Kemudian muncul girik di pinggir-pinggir sungai itu, datang ke BPN, disertifikatkan. Kemudian muncul surat penetapan sempadan sungai, sempadan danau, sempadan pantai, datang belakangan. Ini juga masalah,” sambung dia.

Seorang anak berada di rumahnya di bantaran Sungai Ciliwung, kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Selasa (21/12/2021). Foto: Aprilio Akbar/ANTARA FOTO

Karena itu, Nusron menilai persoalan sempadan sungai, danau, dan pantai perlu menjadi fokus pembahasan Panitia Khusus (Pansus) terkait Reforma Agraria di DPR, selain isu tumpang tindih kawasan hutan.

“Dalam Pansus Reforma Agraria ini, yang perlu diselesaikan selain masalah tumpang tindih dengan hutan, itu juga masalah tumpang tindih dengan sempadan sungai, sempadan danau sama sempadan pantai,” kata Nusron.

Ia menegaskan, pembahasan tersebut penting agar penyelesaian konflik agraria dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Kalau kita ingin benar-benar menyelesaikan masalah ini secara integratif dan komprehensif,” tandasnya.

Read Entire Article