Misteri Mumi Dukun Siberia Terkuak, DNA Ungkap Asal-usul Keluarganya

18 hours ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Mumi dukun Siberia dijuluki UsSergue1. Foto: Patrice.Gérard-CNRS

Sisa-sisa jasad mumi masyarakat adat Siberia yang telah berusia ratusan tahun kini membuka rahasia besar tentang genetika, budaya, dan perlawanan mereka terhadap penaklukan Rusia.

Sebuah studi yang terbit di jurnal Nature mengungkap bangsa Yakut berhasil mempertahankan identitas genetiknya selama berabad-abad, baik sebelum, saat, dan setelah wilayah mereka dikuasai Kekaisaran Rusia.

Salah satu temuan paling mencolok datang dari seorang shaman atau dukun perempuan yang dimakamkan mengenakan gaun wol merah. Analisis DNA menunjukkan perempuan tersebut memiliki orang tua yang berkerabat dekat, sebuah fakta yang mengejutkan para peneliti.

Para arkeolog menemukan lebih dari 100 jasad mumi alami milik masyarakat Yakut yang dimakamkan di Siberia antara abad ke-14 hingga ke-19. Analisis DNA terhadap jasad-jasad tersebut menunjukkan bahwa bangsa Yakut menolak upaya penaklukan dan kristenisasi Rusia dengan cara yang jarang ditemukan pada komunitas adat lainnya.

Studi ini merupakan hasil dari hampir 16 tahun penggalian arkeologi di Yakutia, wilayah timur laut Siberia yang dikenal sebagai salah satu daerah terdingin di dunia. Secara keseluruhan, para peneliti menganalisis 122 individu dari empat wilayah Yakutia, yang berasal dari periode sebelum dan sesudah Rusia memulai penaklukan Siberia pada tahun 1632. Tujuan utamanya adalah menelusuri apakah penjajahan Rusia meninggalkan jejak signifikan pada genetika masyarakat Yakut.

Makam suku Yakut di Siberia. Foto: Patrice.Gérard-CNRS

Hasilnya penelitian menunjukkan, asal-usul genetik masyarakat Yakut modern ternyata dapat ditelusuri hingga abad ke-12 dan ke-13, sejalan dengan cerita sejarah lisan yang diwariskan turun-temurun oleh komunitas tersebut.

Berbeda dengan kolonialisasi di wilayah lain, para peneliti tidak menemukan bukti kuat adanya penurunan populasi besar-besaran atau pencampuran genetik signifikan antara pendatang Rusia dan penduduk Yakut.

“Analisis menunjukkan bahwa warisan genetik Yakut tetap stabil dari abad ke-16 hingga sekarang,” ujar Perle Guarino-Vignon, salah satu penulis studi dan peneliti pascadoktoral di Saint-Antoine Research Center, Paris, Prancis. “Ini menandakan tidak terjadi penaklukan melalui penggantian populasi, kemungkinan besar karena sulitnya menetap di lingkungan yang ekstrem.”

Tak hanya DNA, para peneliti juga menganalisis mikrobioma mulut melalui gigi dan plak gigi para mumi. Awalnya, para ilmuwan menduga pola makan baru yang diperkenalkan oleh orang Rusia, seperti jelai, gandum hitam, dan tembakau, akan mengubah mikrobioma Yakut. Namun ternyata mikrobioma mulut masyarakat Yakut tetap relatif stabil, meski Rusia telah lama menguasai wilayah tersebut.

Jasad dukun Siberia dijuluki UsSergue1. Foto: Patrice.Gérard-CNRS

Shamanisme Bertahan di Tengah Tekanan Kristenisasi

Temuan makam-makam Yakut juga mengungkap praktik shamanisme masih bertahan hingga akhir abad ke-18, jauh setelah Rusia berupaya menyebarkan agama Kristen di wilayah tersebut.

Shaman Yakut terakhir adalah seorang perempuan berusia sekitar 30-an tahun saat meninggal lebih dari 250 tahun lalu. Muminya ditemukan di Yakutia tengah, di situs bernama Us Sergue. Para peneliti menyebutnya sebagai UsSergue1.

Ia dimakamkan dalam peti dari batang pohon dan mengenakan beberapa lapis pakaian, termasuk topi tradisional Yakut dan pelindung kaki dari kulit hingga paha. Gaun wol merah yang dikenakannya dibuat dari selimut impor, namun ia juga membawa simbol khas shaman adat, seperti sabuk pengantin.