Mengapa Orang Yang Menyepelekan Ibadah Justru Rezekinya Lancar?

1 month ago 57
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ilustrasi Ujian Iman (Foto: Pribadi)

Dewasa ini, sering kali muncul pertanyaan dalam pikiran kita tentang apakah dunia ini benar-benar adil dan berpihak kepada kita. Padahal sejatinya Allah sedang menguji hamba-Nya, karena Dia Maha Mendengar doa dan sangat mencintai hamba yang senantiasa memohon kepada-Nya. Namun dalam kenyataannya, manusia kerap membandingkan dirinya dengan seseorang yang menyepelekan ibadah, tetapi justru tampak lancar rezekinya dan doanya seolah lebih cepat terkabul.

Peristiwa tersebut dalam islam tidak selalu berarti Allah meridhainya. Bisa saja hal itu merupakan istidraj, yaitu keadaan ketika Allah memberikan kenikmatan duniawi kepada seorang hamba yang lalai sebagai bentuk ujian. Banyak orang terjerumus dalam istidraj karena mengira kenikmatan yang mereka peroleh merupakan tanda kemuliaan dan kasih sayang Allah. Padahal, istidraj justru dapat menipu manusia dengan mengalihkan perhatian mereka dari kebenaran serta menutup kesadaran terhadap bahaya yang tersembunyi di balik kenikmatan tersebut.

Dalam kehidupan sehari-hari, istidraj dapat terlihat ketika seseorang meninggalkan salat, namun merasa hidupnya tetap berjalan baik-baik saja tanpa hambatan. Kondisi semacam ini bisa menjadi bentuk ujian dari Allah SWT, hingga pada akhirnya seluruh kenikmatan itu dicabut dan hanya menyisakan penyesalan yang datang terlambat.

Sebagaimana Allah berfirman dalam Q.S Al-An'am ayat 44:

فَلَمَّا نَسُوْا مَا ذُكِّرُوْا بِهٖ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ اَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍۗ حَتّٰٓى اِذَا فَرِحُوْا بِمَآ اُوْتُوْٓا اَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً فَاِذَا هُمْ مُّبْلِسُوْنَ

Artinya: "Maka, ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan pintu-pintu segala sesuatu (kesenangan) untuk mereka, sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa."

Ayat ini menjelaskan bahwa kelapangan rezeki dan terkabulnya keinginan tidak selalu menjadi tanda keridhaan Allah, melainkan dapat menjadi ujian (istidraj) agar manusia tidak lalai dan tetap ingat kepada-Nya.

Di tengah pembahasan ini, pendapat manusia pun beragam. Sebagian merasa bingung dan mempertanyakan keadilan Allah ketika melihat orang yang menyepelakn ibadah justru hidupnya tampak lebih mudah dan rezekinya lancar. Dari rasa heran tersebut, tidak jarang muncul perasaan iri dan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain.

Tidak sedikit pula yang merasa lelah secara batin karena telah berusaha taat beribadah, namun belum melihat hasil seperti yang diharapkan. Di sisi lain, sebagian orang mencoba memahami peristiwa ini sebagai ujian iman, dengan keyakinan bahwa Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi setiap hamba-Nya.

Dalam Islam, setiap manusia memiliki ujian, waktu, dan takaran hidup yang berbeda-beda. Membandingkan keadaan orang lain sebagai tolak ukur keadilan Allah justru dapat menyesatkan cara pandang kita, sebab Allah Maha Mengetahui kebutuhan dan kemampuan setiap hamba-Nya.

Oleh karena itu, sebagai manusia sekaligus makhluk ciptaan Allah, kita harus senantiasa bersabar, berikhtiar, dan ikhlas. Barangkali Allah sudah menyiapkan yang terbaik di waktu yang tepat dan dengan cara yang tak terduga. Maka, berpikirlah positif, karena roda kehidupan pasti berputar seiring berjalannya waktu. Tidak semua keinginan harus segera dikabulkan, sebab jika semuanya terpenuhi, manusia bisa lupa cara bersyukur dan berdoa.

Zamzamil Karimah mahasiswa Hukum Pidana Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Read Entire Article