Kepala Pusat Kajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal Laksma Salim.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengutarakan niat TNI AL mengakuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi. Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal Laksma Salim mendukung niatan TNI AL memiliki kapal induk untuk digunakan operasi militer selain perang (OMSP).
"Kapal induk landing helicopter dock ini sesuai dengan negara kita untuk misi bencana untuk humanitarian disaster relief. Sangat cocok sekali dan tepat sekali jika Presiden (Prabowo Subianto) beli," ucap Salim dalam Konferensi Pers Awal Tahun yang digelar The National Maritime Institute (Namarin) di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).
Kehadiran kapal induk bisa memperkuat postur TNI AL di kawasan. Meski begitu, Salim memberi catatan terkait rencana membeli kapal induk produksi Fincantieri, Italia tersebut. Selain sudah berusia 45 tahun, juga faktor teknis di dalam negeri juga harus diwaspadai.
Dia mengingatkan, TNI AL jangan sampai meniru Thailand yang memiliki kapal induk, namun sekarang dijadikan museum. Hal itu karena konsumsi bahan bakar kapal induk sangat boros.
"Tergantung negara sanggup gak untuk itu (memenuhi BBM). Dan yang perlu diperhatikan adalah ini dibangun 1981, dan usianya sudah tua sekali. (Sudah refurbish) bisa saja diperpanjang, tapi namanya besi kan tetap tua kan?" ucap Salim.

2 weeks ago
22




























