Moskow (ANTARA) - Kementerian Keuangan Rusia pada Senin (19/1) mengatakan bahwa anggaran federal Rusia mencatat defisit sebesar 5,65 triliun rubel (1 rubel = Rp218), atau sekitar 2,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Rusia pada 2025.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian itu menyebutkan bahwa angka sementara itu sesuai dengan perkiraan yang tercantum dalam undang-undang anggaran yang telah direvisi.
Kemenkeu Rusia menambahkan bahwa pelaksanaan anggaran federal Rusia pada 2025 memastikan keberlanjutan sistem anggaran dan mempertahankan tingkat utang publik yang stabil, yakni 16,1 persen dari PDB.
Menurut perkiraan tersebut, pendapatan anggaran federal Rusia pada 2025 mencapai 37,28 triliun rubel, atau naik 1,6 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, pengeluaran mencapai 42,93 triliun rubel, atau naik 6,8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Pihak kementerian itu pun mengungkapkan bahwa pendapatan minyak dan gas Rusia turun 23,8 persen (yoy) menjadi 8,48 triliun rubel, sementara pendapatan nonminyak dan gas naik 12,6 persen menjadi 28,81 triliun rubel.
Pewarta: Xinhua
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

3 days ago
6






































