Demo Iran Panas: Internet Mati, Bendera Monarki Muncul

12 hours ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Demonstran anti-rezim Iran mengibarkan bendera Iran sebelum revolusi 1979 dengan lambang Singa dan Matahari di luar Kedutaan Besar Iran, London, Jumat (9/1/2026). Foto: HENRY NICHOLLS / AFP

Gelombang protes anti-pemerintah kembali terjadi di sejumlah kota Iran pada Minggu (11/1) dini hari, meski pemutusan internet nasional telah berlangsung lebih dari 60 jam. Kelompok hak asasi manusia (HAM) memperingatkan aparat keamanan melakukan tindakan mematikan untuk membungkam demonstrasi, seperti dikutip AFP.

“Langkah sensor ini menghadirkan ancaman langsung terhadap keselamatan dan kesejahteraan warga Iran di momen krusial bagi masa depan negara,” tulis pemantau internet Netblocks, seraya menegaskan pemutusan internet tersebut “kini telah melewati batas 60 jam”.

Meski akses komunikasi diblokir, video-video protes tetap beredar dan menunjukkan massa turun ke jalan di Teheran dan Mashhad. Dalam sejumlah rekaman, tampak kendaraan dibakar serta demonstran mengibarkan bendera lama Iran bergambar singa dan matahari—simbol monarki sebelum Revolusi Islam 1979.

Demonstran anti-rezim Iran mengibarkan bendera Iran sebelum revolusi 1979 dengan lambang Singa dan Matahari di luar Kedutaan Besar Iran, London, Jumat (9/1/2026). Foto: HENRY NICHOLLS / AFP

Aksi ini disebut mengikuti seruan Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang hidup di pengasingan, yang mendorong demonstran menguasai ruang publik dan menggunakan simbol-simbol nasional pra-revolusi.

“Jangan tinggalkan jalanan. Hati saya bersama kalian. Saya tahu saya akan segera berada di sisi kalian,” ujar Pahlavi, sebagaimana dikutip AFP.

Sebelumnya, AP News melaporkan data aktivis HAM di AS mencatat sedikitnya 116 orang tewas terkait protes, termasuk 37 aparat keamanan. Namun aktivis menilai jumlah korban berpotensi lebih besar karena pemadaman internet membatasi arus informasi.

Pusat HAM di Iran (CHRI) menyebut menerima kesaksian langsung dan laporan kredibel yang mengindikasikan ratusan demonstran telah terbunuh selama pemadaman berlangsung, dengan rumah sakit dilaporkan kewalahan dan stok darah menipis.

Pewaris Takhta Monarki Iran, Reza Pahlavi. Foto: AFP/ PIERRE VERDY

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Iran Eskandar Momeni membantah tudingan tersebut. Dalam pernyataannya di televisi pemerintah, yang dikutip AFP, Momeni mengatakan aksi “vandalisme” menurun. Ia memperingatkan bahwa “mereka yang mengarahkan protes ke arah perusakan, kekacauan, dan aksi terorisme tidak membiarkan suara rakyat terdengar”.

Aksi protes yang bermula dari lonjakan biaya hidup itu kini berkembang menjadi tantangan langsung terhadap rezim teokrasi Iran yang berkuasa sejak 1979 dan menjadi salah satu ujian terberat bagi kepemimpinan Ayatollah Ali Khamenei.

Read Entire Article