Beijing (ANTARA) - Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi China Zhang Yunming mengatakan bahwa negaranya akan mengimplementasikan serangkaian inisiatif dan langkah yang bertujuan untuk semakin mengembangkan dan memperkuat industri baru dan masa depan selama periode Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030).
"Pendalaman upaya akan dilakukan dalam mendorong penggerak pertumbuhan baru di sektor-sektor yang sedang berkembang, meningkatkan penerapan teknologi dan produk manufaktur baru dalam skenario baru, dan membangun basis percontohan nasional untuk industri-industri baru," kata Zhang.
Zhang menjelaskan bahwa berkenaan dengan industri masa depan, China akan memajukan implementasi pedoman untuk mendorong pengembangan inovatif sektor-sektor tersebut, melaksanakan serangkaian proyek sains dan teknologi yang visioner dan memiliki signifikansi strategis, serta mendukung otoritas lokal dalam mengembangkan industri-industri masa depan sesuai kondisi setempat.
Menurut dia, pemerintah China akan meningkatkan pemanfaatan dana investasi pemerintah.
"Selama periode Rencana Lima Tahun ke-14 (2021-2025), sejumlah industri baru, termasuk kendaraan energi baru (NEV), teknologi fotovoltaik, serta peralatan ketinggian rendah, pembuatan kapal, dan teknik kelautan, mengalami pertumbuhan cepat, semakin meningkatkan reputasi "Made in China"," kata Zhang.
Pejabat tersebut juga menyoroti pencapaian tertinggi dari output dan penjualan NEV di China, pertumbuhan stabil industri fotovoltaik, peningkatan jumlah dan jenis drone sipil, serta kemajuan yang dicapai dalam hal kuantitas maupun kualitas di industri pembuatan kapal pada 2025.
Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

2 days ago
3






































