Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memfokuskan tiga aspek utama dalam penanganan bencana di Sumatera.
AHY mengatakan bahwa aspek pertama dalam fokus bencana di Sumatera adalah infrastruktur dasar yaitu akses jalan, baik itu jembatan dan fasilitas umum.
"Fasilitas umum misalnya sekolah, rumah sakit, puskesmas, dan rumah-rumah ibadah juga menjadi bagian yang penting," kata AHY saat ditemui di SMA Negeri 3 Medan, Jumat (23/1).
Aspek kedua yang menjadi fokus AHY adalah terkait Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Perumahan ini memang sangat mendasar. Kemarin saya baru meresmikan hunian sementara yang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Itu diharapkan bisa dipercepat," ujar AHY.
AHY berharap dalam waktu dekat masyarakat bisa meninggalkan tenda pengungsian dan tinggal di Huntap dan Huntara. Ia mengatakan, target Huntara sebelum bulan Ramadhan.
"Dalam minggu-minggu ke depan ini, diharapkan semakin berkurang masyarakat yang saat ini masih ada di tenda-tenda pengungsian," ucap AHY.
AHY menuturkan, pembangunan Huntara dan Huntap tersebut melibatkan lembaga pemerintahan maupun non-pemerintahan.
"Ini menjadi bagian dari solidaritas kemanusiaan membantu masyarakat yang terdampak bencana. Jadi, terus kita kelola progresnya dari waktu ke waktu," imbuh AHY.
Kemudian, aspek ketiga yang menjadi fokus dari AHY adalah lahan dan tata ruang dalam pembangunan infrastruktur di daerah bencana Sumatera.
"Memang ada urusan lahan, tata ruang yang juga menjadi aspek ketiga yang saya koordinasikan. Ini juga penting agar jangan sampai nanti ada permasalahan di kemudian hari," ujar AHY.

4 hours ago
1






































