Warga Dusun Nibung Tolak Penetapan Kawasan Transmigrasi

2 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Warga tolak rencana kawasan transmigrasi di Dusun Nibung Bengkayang.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKAYANG, – Warga Dusun Nibung, Desa Sahan, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, melakukan aksi penolakan terhadap rencana penetapan kawasan transmigrasi di wilayah mereka pada Jumat. Mereka menuntut pembatalan hasil evaluasi lahan transmigrasi yang dinilai tidak melibatkan masyarakat setempat.

Aksi tersebut dilakukan dengan membentangkan spanduk berisi tuntutan warga di pintu masuk gerbang perbatasan Dusun Nibung. Kepala Dusun Nibung, Bernadus Awat, menyatakan bahwa rencana penetapan dilakukan tanpa izin, sosialisasi, atau persetujuan masyarakat. "Penolakan ini muncul setelah adanya tim evaluasi lahan transmigrasi Paket A di wilayah kami," ujarnya.

Dasar hukum rencana ini, menurut surat Bupati Bengkayang Nomor 500.18/KOUKMTRTK tertanggal 6 Januari 2026, merujuk pada Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 033 Tahun 1978 tentang pencadangan area tanah transmigrasi seluas 1.320 hektare. Namun, warga menilai hal ini tidak memperhatikan kondisi sosial dan hak pengelolaan lahan yang telah dimanfaatkan warga selama ini.

Masyarakat mengaku telah menyampaikan penolakan sejak awal, tetapi tidak diindahkan. "Masyarakat sudah menyampaikan penolakan ketika tim evaluasi datang ke Dusun Nibung, tetapi tetap dilanjutkan tanpa ada kesepakatan bersama," tambah Bernadus.

Aksi pernyataan sikap ini dilakukan secara damai dengan mengedepankan kearifan lokal. Warga mengenakan busana adat sebagai simbol identitas dan penegasan hak atas wilayah mereka. Melalui aksi ini, mereka mendesak pemerintah daerah Kabupaten Bengkayang dan instansi terkait untuk membatalkan hasil evaluasi serta membuka ruang dialog yang melibatkan masyarakat secara menyeluruh. "Kita harap pemerintah dapat memperhatikan dan mempertimbangkan warga," kata Bernadus Awat.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article