UU Cipta Kerja dan Realitas PHK: Sudut Pandang Dunia Usaha

4 days ago 8
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Gambar Penandatanganan Perjanjian Kerja | Foto: istockphoto.com

Dalam perdebatan publik mengenai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), perusahaan kerap ditempatkan sebagai pihak yang paling diuntungkan. Namun dari sudut pandang dunia usaha, realitas hubungan industrial pasca-Undang-Undang Cipta Kerja tidak sesederhana itu. Persoalan utamanya bukan semata fleksibilitas, melainkan ketidakpastian hukum dalam implementasi PHK.

Janji Kepastian Hukum dalam UU Cipta Kerja

UU Cipta Kerja dan PP 35/2021 dirancang untuk memberikan kejelasan dalam hubungan kerja, khususnya terkait PHK. Regulasi ini mengatur secara lebih rinci alasan PHK, besaran kompensasi, serta mekanisme pembayaran hak pekerja. Bagi dunia usaha, ini dipandang sebagai upaya negara menciptakan kepastian hukum dan iklim usaha yang lebih rasional.

Secara normatif, perusahaan diberikan panduan yang relatif jelas. Namun, dalam praktik, kepastian di atas kertas tersebut sering kali tidak berbanding lurus dengan kepastian dalam penyelesaian sengketa.

Ketika Kepatuhan Tidak Menjamin Perlindungan

Gambar Perlindungan Perusahaan | Foto: istockphoto.com

Dalam banyak perkara PHI, perusahaan telah melakukan perundingan bipartit, menjalani proses mediasi, serta membayarkan hak pekerja sesuai formula PP 35/2021. Namun, putusan pengadilan tidak jarang menilai PHK tetap tidak sah atau membebankan kewajiban tambahan.

Perbedaan tafsir atas alasan PHK—khususnya efisiensi—menjadi sumber utama ketidakpastian. Perusahaan sering diminta membuktikan kondisi keuangan secara ekstrem, seolah setiap keputusan bisnis harus berada di bawah penilaian yudisial. Padahal, tidak semua efisiensi dilakukan karena kerugian; banyak di antaranya justru bertujuan mencegah kerugian yang lebih besar.

PHI dan Prediktabilitas Putusan

Gambar Hakim Memegang Palu | Foto: istockphoto.com

Dari sudut pandang dunia usaha, persoalan krusial bukan kalah atau menang, melainkan prediktabilitas. Ketika putusan PHI sangat bergantung pada tafsir individual dan pertimbangan non-normatif, perusahaan kesulitan menyusun strategi kepatuhan yang pasti.

Akibatnya, banyak perusahaan bersikap defensif: menunda perekrutan pekerja tetap, memilih skema kerja fleksibel, atau melakukan over compliance yang justru tidak efisien. Kondisi ini pada akhirnya dapat menghambat penciptaan lapangan kerja baru.

Mencari Titik Keseimbangan

Gambar Timbangan Demi Keseimbangan Hukum | Foto: istockphoto.com

Perlindungan pekerja adalah prinsip yang tidak dapat ditawar. Namun perlindungan tersebut harus berjalan seiring dengan kepastian hukum bagi perusahaan. Hubungan industrial yang sehat membutuhkan keseimbangan antara keadilan substantif dan kepastian normatif.

Gambar Kerjasama Tim | Foto: istockphoto.com

Ke depan, diperlukan langkah konkret, antara lain:

  • penyelarasan pedoman putusan PHI pasca-PP 35/2021,

  • penguatan prinsip bahwa kepatuhan terhadap regulasi memberikan perlindungan hukum,

  • serta peran Disnaker yang lebih aktif sebagai penyelesai sengketa, bukan sekadar fasilitator administratif.

Read Entire Article