Moskow (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan teknokratik Palestina yang baru dibentuk, yakni Komite Nasional untuk Administrasi Gaza.
“Sebagai Ketua Dewan Perdamaian, saya mendukung Pemerintahan Teknoratik Palestina yang baru ditunjuk, Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, yang didukung oleh Perwakilan Tinggi Dewan, untuk memerintah Gaza selama masa transisi,” kata Trump dalam unggahan di Truth Social pada Kamis.
“Para pemimpin Palestina ini berkomitmen kuat pada masa depan yang damai,” sambung Trump.
Trump juga mengonfirmasi dimulainya transisi rencana perdamaian Gaza ke ke fase berikutnya.
Lebih lanjut, Trump juga menyatakan keyakinannya bahwa, dengan dukungan Mesir, Turki, dan Qatar, kesepakatan komprehensif mengenai pelucutan senjata penuh terhadap kelompok Palestina Hamas akan tercapai.
“Dengan dukungan Mesir, Turki, dan Qatar, kami akan mengamankan Kesepakatan Demiliterisasi yang komprehensif dengan Hamas, termasuk penyerahan semua senjata dan pembongkaran setiap terowongan,” ucapnya.
Presiden AS itu menekankan bahwa Hamas harus segera memenuhi komitmennya, termasuk pemulangan jenazah terakhir ke Israel, serta segera melangkah menuju demiliterisasi penuh.
“Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, mereka bisa melakukannya dengan cara mudah, atau dengan cara sulit,” kata Trump.
Sebelumnya pada Rabu (14/1), utusan khusus Trump, Steve Witkoff, mengumumkan dimulainya fase kedua rencana perdamaian Gaza, yang mencakup pembentukan pemerintahan teknokratik transisi, pelucutan senjata Hamas, serta peralihan dari gencatan senjata menuju rekonstruksi di wilayah tersebut.
Pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri Mesir, Qatar, dan Turki menyatakan dalam pernyataan bersama bahwa sebuah komite teknokrat Palestina telah dibentuk untuk memerintah Gaza, dengan Ali Shaath ditunjuk sebagai ketuanya.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: PBB desak bantuan tanpa hambatan di tahap kedua gencatan senjata Gaza
Baca juga: AS mulai fase kedua gencatan senjata Gaza, fokus demiliterisasi
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

7 hours ago
1






































