Purbaya Lelang Surat Utang Negara Syariah, Target Raup Rp 11 Triliun

1 month ago 21
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/12/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara untuk memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Lelang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 13 Januari 2026, dengan menawarkan kombinasi seri Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPN-S) dan Project Based Sukuk (PBS).

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (PPR) Kementerian Keuangan, Suminto, menjelaskan bahwa penerbitan SBSN ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga kesinambungan pembiayaan APBN sekaligus memperdalam pasar keuangan syariah domestik.

“Pemerintah akan melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada hari Selasa, tanggal 13 Januari 2026,” ujar Suminto dalam keterangan resminya, Selasa (13/1).

Pada lelang kali ini, pemerintah menawarkan delapan seri SBSN. Untuk SPN-S, terdapat seri SPNS10022026 dan SPNS13072026 yang diterbitkan kembali (reopening), serta SPNS12102026 sebagai penerbitan baru (new issuance). Seluruh seri SPN-S tersebut menggunakan skema diskonto dengan tanggal jatuh tempo masing-masing pada 10 Februari 2026, 13 Juli 2026, dan 12 Oktober 2026.

Sementara itu, seri PBS yang dilelang meliputi PBS030 (jatuh tempo 15 Juli 2028, imbalan 5,875 persen), PBS040 (15 November 2030, imbalan 5,000 persen), PBSG002 (15 Oktober 2033, imbalan 5,625 persen), PBS034 (15 Juni 2039, imbalan 6,500 persen), serta PBS038 (15 Desember 2049, imbalan 6,875 persen). Seluruh seri PBS tersebut merupakan seri reopening.

Salah satu sorotan utama dalam lelang ini adalah penawaran seri PBSG002 yang merupakan Green Sukuk. Menurut Suminto, penerbitan Green Sukuk melalui lelang pasar perdana domestik ini melengkapi program penerbitan Green Sukuk yang telah dilakukan pemerintah sebanyak delapan kali di pasar global sejak 2018 dan 11 kali di pasar domestik melalui Green Sukuk Ritel sejak 2019. Seri ini juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung program Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) bagi perbankan, baik bank umum konvensional, bank umum syariah, maupun unit usaha syariah.

Dari sisi mekanisme, lelang SBSN akan dilaksanakan menggunakan sistem lelang yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai agen lelang. Lelang bersifat terbuka dan menggunakan metode harga beragam (multiple price). Investor individu maupun institusi pada prinsipnya dapat berpartisipasi, namun penawaran pembelian tetap harus disampaikan melalui dealer utama yang telah ditunjuk Kementerian Keuangan.

Dealer utama SBSN, Bank Indonesia, serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dapat menyampaikan penawaran dengan mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 195/PMK.08/2020 tentang Lelang SBSN di Pasar Perdana Domestik. Pemenang lelang dengan penawaran kompetitif akan membayar sesuai hasil penawarannya, sementara pemenang non-kompetitif membayar berdasarkan hasil rata-rata tertimbang dari penawaran kompetitif yang dimenangkan.

Pemerintah menetapkan target indikatif lelang sebesar Rp 11 triliun, dengan batas maksimal dimenangkan hingga 200 persen dari target tersebut. Untuk alokasi pembelian non-kompetitif, SPN-S dan sebagian PBS dapat dialokasikan maksimal 99 persen dari jumlah yang dimenangkan, sedangkan seri PBS tertentu dibatasi maksimal 30 persen.

Seorang petugas menunjukan pecahan Dolar AS dan Rupiah di salah satu tempat penukaran mata uang asing di Kwitang, Jakarta, Senin (9/12/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Lelang akan dibuka pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB pada hari yang sama, dengan hasil diumumkan pada 13 Januari 2026. Setelmen dijadwalkan berlangsung pada 15 Januari 2026 atau dua hari kerja setelah pelaksanaan lelang (T+2).

Dari sisi struktur syariah, SBSN seri SPN-S diterbitkan menggunakan akad Ijarah Sale and Lease Back berdasarkan fatwa DSN-MUI Nomor 72/DSN-MUI/VI/2008. Sementara seri PBS menggunakan akad Ijarah Asset to be Leased sesuai fatwa DSN-MUI Nomor 76/DSN-MUI/VI/2010.

Underlying asset untuk seri SPN-S berupa Barang Milik Negara yang telah mendapat persetujuan DPR RI. Adapun aset dasar seri PBS berasal dari proyek atau kegiatan dalam APBN 2026 y...

Read Entire Article