Oslo (ANTARA) - Unggahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berupa gambar yang menyiratkan kendali AS atas Greenland merupakan tindakan yang tidak pantas, demikian disampaikan Perdana Menteri (PM) Greenland Jens-Frederik Nielsen pada Selasa (20/1).
"Kami tentu mengikuti apa yang terjadi di media sosial, dan (unggahan) itu tidak pantas," kata Nielsen dalam sebuah konferensi pers di Nuuk, ibu kota Greenland. "Kami menginginkan dialog melalui jalur yang semestinya, sehingga hal seperti ini tidak terjadi di pers dan media sosial," tambahnya.
Trump pada Selasa (20/1) mengunggah sebuah gambar di platform media sosialnya, Truth Social, yang menunjukkan dirinya sedang menancapkan bendera AS di wilayah Greenland.
Foto ini, yang diambil pada 16 Januari 2026, menunjukkan sebuah gunung di dekat Nuuk, ibu kota Greenland, wilayah otonom Denmark. ANTARA/XInhua/Anders KongshaugDalam gambar tersebut, Trump didampingi oleh Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, dengan sebuah papan di dekatnya yang bertuliskan "GREENLAND - US TERRITORY EST. 2026".
Nielsen kembali menegaskan bahwa Greenland harus siap menghadapi segala kemungkinan, karena Trump tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan.
Warga menghadiri demonstrasi menentang tindakan dan pernyataan AS yang mengisyaratkan kontrol atas Greenland di Nuuk, ibu kota Greenland, wilayah otonom Denmark, 17 Januari 2026. ANTARA/XInhua/Anders KongshaugNielsen kembali menekankan bahwa Greenland merupakan bagian dari Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO), dan bahwa operasi militer apa pun akan menimbulkan dampak luas yang melampaui batas wilayah Greenland
Di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Arktik, "tidak diragukan lagi bahwa kita perlu memiliki kehadiran militer yang lebih besar," ujar Nielsen.
Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

2 days ago
5






































