Plea Bargain dalam KUHAP dan Urgensi Pedoman Pelaksanaannya

1 day ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Suasana Acara Bincang Pagi Bersama Persaja bertajuk 'Mengawal Implementasi Plea Bargain dari Aspek Integritas dan Pengawasan' di Kejaksaan Agung, Rabu (11/2). Foto: Dok. Penkum Kejaksaan Agung

Plea bargain atau pengakuan bersalah merupakan salah satu aturan baru yang termuat dalam KUHAP 2025. Meski aturan tersebut sudah berlaku, dipandang perlu ada pedoman pelaksanaannya oleh jaksa.

Dalam aturan tersebut, pelaku tindak pidana diberikan opsi pengakuan bersalah dengan sejumlah syarat tertentu. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Asep Nana Mulyana menyebut bahwa aturan itu sesuai dengan prinsip peradilan yang cepat dan berbiaya murah.

Meski demikian, dia menekankan soal perlunya pedoman bagi jaksa dalam menerapkan aturan tersebut.

“Pasal 78 KUHAP 2025 memperkenalkan mekanisme pengakuan bersalah yang bertujuan agar penyelesaian perkara pidana menjadi lebih efisien. Terdakwa yang mengakui seluruh perbuatannya dengan didampingi pengacara dapat menerima keringanan hukuman melalui proses persidangan yang lebih cepat,” kata Asep dalam acara Bincang Pagi Bersama Persaja bertajuk 'Mengawal Implementasi Plea Bargain dari Aspek Integritas dan Pengawasan' di Kejaksaan Agung, Rabu (11/2).

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum sekaligus Ketua Umum Persaja, Asep Nana Mulyana. Foto: Dok. Penkum Kejaksaan Agung

Dalam Pasal 1 KUHAP, berikut definisi dari Plea Bargain:

"Pengakuan Bersalah (Plea Bargain) adalah mekanisme hukum bagi terdakwa untuk mengakui kesalahannya dalam suatu tindak pidana dan kooperatif dalam pemeriksaan dengan menyampaikan bukti yang mendukung pengakuannya dengan imbalan keringanan hukuman."

Aturan lebih lanjut, termuat pada Pasal 78, berikut bunyinya:

Pengakuan Bersalah hanya dapat diterapkan dengan persyaratan:

a. baru pertama kali melakukan tindak pidana;

b. terhadap tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak kategori V; dan/atau

c. bersedia membayar Ganti Rugi atau Restitusi.

Asep Nana yang juga Ketua Umum Persaja menjelaskan bahwa ketentuan pasal 78 KUHAP memberikan mandat bagi Jaksa untuk mengoptimalkan kecepatan proses, biaya ringan, dan ketepatan proses administrasi di peradilan, dengan hasil akhir yang adil, benar, dan merata, tanpa mengorbankan keadilan substantif dan hak-hak dasar para pihak.

Suasana Acara Bincang Pagi Bersama Persaja bertajuk 'Mengawal Implementasi Plea Bargain dari Aspek Integritas dan Pengawasan' di Kejaksaan Agung, Rabu (11/2). Foto: Dok. Penkum Kejaksaan Agung

Pada kesempatan yang sama, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Rudi Margono menekankan soal pentingnya pengawasan internal dalam pelaksanaan plea bargain tersebut. Hal ini bertujuan untuk memastikan semua prosedur diikuti dengan benar.

"Rangkaian pengawasan dibuat guna menutup celah tindakan sewenang-wenang serta praktik transaksional dalam proses negosiasi, sehingga hak-hak konstitusional terdakwa tetap terjaga,” ujar Rudi.

Suasana Acara Bincang Pagi Bersama Persaja bertajuk 'Mengawal Implementasi Plea Bargain dari Aspek Integritas dan Pengawasan' di Kejaksaan Agung, Rabu (11/2). Foto: Dok. Penkum Kejaksaan Agung

Guru Besar Universitas Negeri Sebelas Marer Surakarta yang juga sekaligus Ketua Komisi Kejaksaan, Pujiyono Suwadi, pun menyoroti soal pengawasan dalam implementasi plea bargain.

Menurut dia, pengawasan eksternal melalui Komjak bertujuan memastikan bahwa setiap kesepakatan hukum yang terjalin tetap berpijak pada prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas yudisial.

“Meski Jaksa memiliki kewenangan luas untuk memulai kesepakatan ini, Hakim tetap wajib melakukan pengawasan. Pengawasan eksternal menjadi penting untuk menjamin bahwa pengakuan terdakwa dilakukan secara jujur, sukarela, dan tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku,” papar Pujiyono.

Suasana Acara Bincang Pagi Bersama Persaja bertajuk 'Mengawal Implementasi Plea Bargain dari Aspek Integritas dan Pengawasan' di Kejaksaan Agung, Rabu (11/2). Foto: Dok. Penkum Kejaksaan Agung

Sementara Ketua Pelaksana Kegiatan yang juga merupakan Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Mia Banulita menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah krusial untuk menjamin bahwa setiap kesepakatan hukum dalam rangka plea bargain tetap berpijak pada prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas yudisial.

Read Entire Article