Pengacara Beberkan Kronologi Dugaan Penyekapan Kurir Ekspedisi di Jakut

1 day ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Pengacara Toni RM saat menunjukkan Surat Pernyataan Tidak Saling Menuntut dari pihak ekspedisi kepada kelima korban penyekapan, Rabu (11/2/2026) Foto: Dok. kumparan

Kasus dugaan penyekapan lima kurir ekspedisi di sebuah gudang di wilayah Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, viral di media sosial. Dalam video yang beredar tampak lima pria yang tertunduk lesu.

Kelima kurir itu disebut tidak dibolehkan keluar gudang dan tidak diberi makan. Perekam video yang diketahui merupakan ibu dari salah satu korban bernama Ferly, mengatakan kelima pekerja itu ditahan setelah dituduh terlibat penggelapan barang oleh seorang sopir.

Pengacara Ferly, Toni RM, buka suara soal peristiwa dugaan penyekapan tersebut. Ia membeberkan kasus ini terjadi pada Rabu (4/2) pagi usai kelima kurir tersebut menyelesaikan sif malam.

Berikut kronologi kasusnya berdasarkan penuturan Toni:

Rabu, 4 Februari 2026

  • 08.00 WIB

Toni mengatakan Ferly dan 4 rekannya dikumpulkan oleh koordinator lapangan berinisial W pada pukul 08.00 WIB. Awalnya ada 10 orang, lalu dibawa ke lantai 2 gudang dan diinterogasi oleh pegawai berinisial U dan F.

Menurut Toni, kelima pekerja itu dituduh bekerja sama dengan seorang sopir dalam penggelapan barang. Sopir tersebut, lanjut dia, sempat mengaku membagi hasil penjualan barang kepada lima pekerja tersebut. Namun tudingan itu dibantah.

‎‎“Awalnya sopir bilang uangnya dibagi dua. Tapi setelah dibantah, berubah keterangan katanya cuma dikasih gorengan. Itu pun tidak semua,” ujarnya.

‎‎Toni menyebut para pekerja kemudian dipaksa membuat surat pernyataan yang mengakui keterlibatan dalam penggelapan.

‎‎Padahal, kata Toni, kliennya hanya mengaku pernah diminta memindahkan barang tanpa mengetahui barang tersebut akan digelapkan.

  • ‎20.00 WIB

‎Pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB, kelima pekerja disebut dimasukkan ke gudang bawah dan pintunya dikunci dari luar.

  • 21.00 WIB

Toni mengatakan HP kelima kurir tersebut diambil. Mereka juga tidak diberi makan.‎

‎“Mereka tidak diberi makan sampai Kamis pagi. Untuk ke toilet pun harus dikawal sekuriti,” kata Toni.

Kamis, ‎5 Februari 2026

Toni menyebut para pekerja kembali dimasukkan ke gudang pada Kamis sore hingga Jumat pagi. Selama proses tersebut, mereka juga diminta menandatangani surat pernyataan ganti rugi yang awalnya disebut Rp 30 juta hingga Rp 60 juta per orang, lalu diturunkan menjadi Rp 22 juta.

‎‎Bahkan, menurut Toni, ada pekerja yang menyerahkan jaminan berupa sepeda motor, BPKB, hingga ijazah.

‎‎Lapor ke 110

‎‎Toni mengatakan pihak keluarga telah melaporkan dugaan penyekapan itu melalui layanan darurat 110 Polres Jakarta Utara. Polisi sempat datang ke lokasi saat para pekerja sedang diminta menandatangani surat pernyataan ganti rugi.

‎“Polisi datang setelah saya telepon 110. Tapi saat itu posisi klien saya sudah di gudang atas, sedang membuat surat pernyataan,” ujar Toni.

‎‎Ia menyayangkan belum adanya tindak lanjut lebih jauh dari kepolisian. Toni juga membantah anggapan tidak ada penyekapan hanya karena saat polisi datang pintu tidak dalam kondisi terkunci.

‎“Walaupun tidak terkunci, mereka tetap dalam tekanan dan tidak bebas keluar,” tegasnya.

Ia mendorong agar dugaan penyekapan dan pemaksaan diproses sesuai Pasal 451 KUHP dan/atau Pasal 448 KUHP terkait dugaan pemaksaan pembuatan surat pengakuan dan tuntutan ganti rugi.

Polisi Selidiki

Kabid Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto memberikan keterangan ledakan di SMAN 72 Jakarta di Polda Metro Jaya, Jakart...
Read Entire Article