PBB sebut konflik baru di Sudan Selatan paksa warga Jonglei mengungsi

1 day ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

PBB (ANTARA) - Konflik antarkomunitas di Negara Bagian Jonglei, Sudan Selatan, terus meningkat hingga menyebabkan warga sipil yang mengungsi sangat membutuhkan makanan, air, tempat tinggal, dan perawatan kesehatan.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Selasa mengatakan bahwa pertempuran semakin intensif di wilayah utara dan tengah Negara Bagian Jonglei, mengakibatkan pengungsian skala besar, menghambat distribusi bantuan, serta memicu terhentinya layanan-layanan esensial.

Lalu lintas jalur darat dan sungai ditutup, sementara penerbangan misi kemanusiaan juga dilarang.

"Gelombang pengungsian ini meningkatkan risiko penyebaran kolera, dengan 55 kasus dan tujuh kematian dilaporkan dalam sepekan di wilayah Ayod dan Duk," ungkap OCHA.

"Sejak 28 September 2024, Sudan Selatan telah melaporkan lebih dari 98.000 kasus kolera dan 1.600 lebih kematian di sembilan negara bagian. Penularan kolera kemungkinan akan meningkat menjelang musim hujan jika tim dan pasokan bantuan kemanusiaan terus dibatasi."

Selama akhir pekan, Koordinator Bantuan Kemanusiaan PBB Anita Gbeho menyerukan kepada semua pihak untuk "menghentikan pertempuran, melindungi warga sipil dan para pekerja kemanusiaan, serta menghentikan serangan terhadap aset-aset kemanusiaan."

Sejak akhir Desember lalu, otoritas setempat melaporkan bahwa kekerasan dan serangan udara yang kembali terjadi telah memaksa sekitar 280.000 orang mengungsi.

Pewarta: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article