Moskow (ANTARA) - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada Kamis mengatakan situasi di Kuba sangat sulit, sehingga Kementerian Luar Negeri Rusia beserta kedutaan besarnya di Kuba terus menjalin kontak erat dengan otoritas setempat.
"Kementerian Luar Negeri Rusia dan kedutaan besar di Havana terus menjalin kontak erat dengan pihak berwenang Kuba, maskapai penerbangan, dan operator tur," kata Zakharova dalam sebuah pengarahan.
Zakharova menambahkan bahwa kekuatan eksternal berupaya memperburuk krisis energi di Kuba dan berharap dapat memicu ketidakpuasan publik.
"Dalam konteks tindakan luar biasa yang diambil AS untuk memblokir pengiriman sumber daya energi ke Kuba, yaitu blokade energi, termasuk bahan bakar penerbangan, ini menciptakan situasi yang sangat sulit bagi penerbangan yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan domestik Rusia Rossiya dan Severny Veter," kata Zakharova.
Sumber: Sputnik-OANA
Baca juga: Kremlin: Rusia-AS terus jalankan kesepakatan Anchorage soal Ukraina
Baca juga: Rusia sebut blokade AS terhadap Kuba "pencekikan ekonomi"
Baca juga: AS: Caracas harus hentikan kerja sama dengan Rusia, China, Iran, Kuba
Penerjemah: Katriana
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

14 hours ago
1







































