Menkes: Penyakit Kusta Bukan Kutukan, Ada Obatnya dan Pasti Sembuh

4 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Acara talkshow mengenai penyakit kusta 'Ending Liprosy Without Stigma' di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Penderita kusta kerap kali mendapatkan stigma negatif dan dikucilkan dari masyarakat. Hal ini disebabkan gejala fisik yang terlihat berbeda serta kesalahpahaman bahwa kusta merupakan penyakit yang mudah menular.

Dalam diskusi yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan tema “Ending Leprosy Without Stigma”, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa stigma tersebut terus tumbuh karena informasi yang jelas tidak sampai ke masyarakat.

"Tantangannya paling besar, nomor satu leprosy (kusta) ini jadi stigma. Kenapa stigma? Karena informasinya tidak pernah jelas sampai ke masyarakat," kata Budi dalam paparannya pada talkshow di Kantor Kementerian Kesehatan, Kamis (15/1).

Budi menyatakan bahwa penyakit kusta bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Untuk memperkuat pernyataan tersebut, ia menjelaskan karakteristik penyakit kusta.

"Bahwa penyakit ini adalah penyakit yang sebenarnya bukan kutukan. Ini penyakit yang memang disebabkan oleh bakteri. Nomor dua, penyakit ini memang menular, tetapi penularannya lama. Dan yang ketiga, penyakit ini sudah ada obatnya, pasti sembuh. Dan kalau sudah diberi obat, tidak sampai seminggu sudah tidak menular. Dan yang keempat, fatalitasnya hampir nol, sangat rendah," ucap Budi.

"Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk takut jika terkena penyakit ini," tambahnya.

Budi mengungkapkan Kemenkes memiliki iktikad agar penyakit kusta tidak terjadi lagi di Indonesia. Ia menargetkan penyakit kusta dapat dieliminasi pada awal dekade 2030-an.

"Jadi bagi kami targetnya itu, kita mau eliminasi ini. Kalau tidak bisa tahun 2030, ya 2032. Kalau tidak bisa, 2035," ujar Budi.

Untuk mengatasi penyakit kusta di Indonesia, termasuk stigma dan pencapaian target tersebut, Kemenkes berkolaborasi dengan Sasakawa Foundation milik Yohei Sasakawa. Sasakawa Foundation akan membantu Indonesia dalam distribusi obat penyembuhan penyakit kusta.

"Sasakawa-san membantu secara langsung dan juga lewat WHO untuk memastikan obat-obatan tersedia karena ini sangat penting dan efektif. Kedua, kita juga dibantu oleh Sasakawa-san secara pribadi, karena itu sebabnya beliau mau datang dan membantu pendanaan untuk memberikan tambahan anggaran," ucap Budi.

Kolaborasi ini diintensifkan hingga Maret di sejumlah wilayah Indonesia, di antaranya Bekasi, Tangerang, Brebes, hingga Jayapura.

Untuk mendukung target tersebut, Sasakawa hadir ke Indonesia dan akan berkunjung hingga enam kali dalam setahun. Ia mengaku berkehendak membantu Indonesia agar stigma terhadap penyakit kusta tidak terjadi lagi.

"Menteri Kesehatan telah menunjukkan ketentuan dan komitmen, tetapi kami juga ingin mendampingi Indonesia agar tidak ada lagi stigma atau diskriminasi yang merupakan isu hak asasi manusia terkait penyakit ini," kata Sasakawa.

"Jadi kami ingin melakukan yang terbaik agar dapat bekerja sama dan menurunkan jumlah kasus penyakit ini sebanyak mungkin," pungkasnya.

Read Entire Article