Lavrov: Rusia pantau langkah AS usai traktat nuklir New START berakhir

2 days ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Moskow (ANTARA) - Rusia akan memantau langkah Amerika Serikat setelah perjanjian yang membatasi senjata nuklir kedua negara (New START) berakhir, kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

Ia juga menegaskan bahwa Rusia tidak akan menjadi pihak pertama yang memicu eskalasi.

"Kami akan mengamati dengan saksama bagaimana pihak Amerika akan bertindak sekarang, setelah tidak ada lagi pembatasan formal," kata Lavrov dalam wawancara dengan stasiun televisi NTV, Selasa (10/2).

Ia menambahkan bahwa Rusia juga akan menyikapi situasi tersebut dengan penuh tanggung jawab.

Menurut Lavrov, sulit membayangkan perjanjian pengendalian senjata multilateral di masa depan tanpa memperhitungkan kemampuan militer dua sekutu AS: Inggris dan Prancis.

Ia juga menyinggung pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menekankan kembali perlunya membuat kesepakatan dengan China.

Baca juga: Perjanjian AS-Rusia berakhir, Trump kaji uji coba senjata nuklir

"China telah berkali-kali menyampaikan sikapnya, dan kami menghormatinya," kata Lavrov.

Namun, ia memperingatkan bahwa upaya AS untuk menarik China ke dalam perundingan berisiko mengalihkan fokus dari substansi utama persoalan pengendalian senjata.

Pada Senin, Trump dikabarkan sedang mengkaji opsi untuk memperluas armada nuklir AS dan uji coba senjata nuklir di bawah tanah setelah Traktat Pengurangan Senjata Strategis Baru (New START) berakhir pada 5 Februari.

Perjanjian itu membatasi jumlah hulu ledak strategis yang dapat disiagakan kedua negara, paling banyak 1.550 unit. Trump menolak perpanjangan informal yang diusulkan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sumber: RIA Novosti/Sputnik

Baca juga: RI prihatin pakta nuklir New START berakhir, desak AS-Rusia berunding
Baca juga: Sekjen PBB: Dunia masuki 'masa kelam' tanpa batasan nuklir

Penerjemah: M Razi Rahman
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article