Las Vegas Buka Cabang di Negara Syariah

2 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Vibes Las Vegas, lokasi tetangga sebelah. Sisi lain Genting Highland Malaysia yang tak pernah tidur. (dokpri/Fahruddin Fitriya)

Jam enam pagi. Matahari Kuala Lumpur jelas belum sikat gigi. Tiba-tiba, Dok! Dok! Dok! Pintu kamar digedor saat betis saya masih pesta denyutan sisa tawaf (berkeliling) di Bukit Bintang.

Saya buka pintu dengan mata setengah terpejam. Di balik pintu, Helmi dan Rizal berdiri klimis, wangi, dan rapi. Tapi senyum itu... ah, senyum itu sungguh mencurigakan.

"Bangun, Fit! Kita naik gunung," kata Helmi semangat.

"Ke mana? Kinabalu? Ogah. Kakiku masih mogok," jawab saya sambil memeluk guling.

Rizal menyela, datar seperti biasa. "Bukan. Kita ke Puncak. Tapi Puncak yang ini isinya bukan kebun teh atau vila esek-esek. Ini Puncak tempat orang buang duit secara legal".

TKP berikutnya. Genting Highlands.

Perjalanan ke sana memakan waktu sekitar satu jam. Jalannya mulus mirip pantat bayi. Menanjak, membelah hutan hujan tropis yang lebat. Mirip jalur ke Puncak, Bogor, tapi minus macet dan tukang jagung bakar.

Sampai di stasiun Awana SkyWay, kami naik kereta gantung (cable car). Tinggi sekali. Kabut tebal menyelimuti kaca. Di bawah, hutan belantara terlihat samar-samar.

"Di Indonesia, kalau ada gunung dingin begini, isinya pasti warung Indomie dan Vila Angker," celetuk saya.

"Di sini beda," sahut Rizal. "Di atas sana, setan dan malaikat duduk satu meja".

Begitu sampai di puncak, rahang saya jatuh. Bengong.

Jangan sebut ini gunung. Ini lebih mirip kota metropolitan yang salah alamat, nyasar ke tengah awan. Mal raksasa, theme park indoor, dan hotel berkapasitas ribuan kamar berdiri angkuh. Dan yang paling mencolok di antara semuanya: Kasino. Tunggu, jangan salah sangka. Ini bukan Kasino sahabat Dono dan Indro dari Warkop DKI. Bukan. Ini murni rumah judi.

Ya, Kasino. Tempat judi. Legal. Terbuka. Terang benderang.

Satu-satunya hal yang tidak dimiliki Indonesia, tapi justru ada di Malaysia. Negara yang katanya Syariah. Dan ini memicu korsleting di otak saya. Tiba di depan pintu masuk 'Casino de Genting' saya berhenti. Penjagaannya ketat. Orang-orang antre masuk.

"Tunggu," kata saya menahan lengan Helmi. "Ini serius? Malaysia kan negara Islam? Konstitusinya bilang Islam agama resmi. Polisi moralnya galak. Kok ada kasino segede gaban begini?"

Di Indonesia, negara yang asasnya Pancasila (bukan negara agama), judi itu haram mutlak. Pasal 303 KUHP siap penjarakan siapa saja yang main gaple pakai uang receh, apalagi slot. Polisi kita sibuk gerebek markas Judol (Judi Online).

Lha ini? Di negara tetangga yang hukum syariahnya kuat, malah ada markas judi offline terbesar di Asia Tenggara?

Rizal tertawa kecil. Tawa yang penuh sarkasme. "Kau lihat penjaga pintu itu?" tunjuk Rizal.

Saya melihat sekuriti berbadan tegap memeriksa identitas pengunjung.

"Di pintu itu, hukum Tuhan dan hukum Negara bernegosiasi," kata Rizal puitis tapi sinis. Rizal menjelaskan mekanismenya. Sederhana, tapi brutal secara logika.

Warga negara Malaysia yang beragama Islam? Dilarang masuk. Haram. KTP mereka (MyKad) ada keterangan agamanya. Kalau Islam, pintu tertutup. Balik kanan, main bom-bom car saja di taman hiburan.

Tapi bagi warga Malaysi...

Read Entire Article