KPK Temukan Safe House Simpan Uang-Emas Senilai Rp 40,5 M dalam OTT Bea Cukai

1 week ago 8
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Penyidik KPK menunjukkan barang bukti dugaan korupsi dalam proses importasi saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti senilai total Rp 40,5 miliar dalam operasi tangkap tangan (OTT) dugaan tindak pidana korupsi terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Plt Direktur Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, barang bukti tersebut diamankan dari sejumlah lokasi, termasuk kediaman tersangka, yakni Rizal selalu Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC dan Orlando Hamonangan, serta kantor Blueray.

“Tim KPK mengamankan barang bukti dari kediaman RZL, ORL, dan PT BR serta lokasi lainnya yang diduga terkait dengan tindak pidana ini,” kata dia dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (5/2).

  • Asep merinci, barang bukti yang disita antara lain:

  • Uang tunai dalam bentuk Rupiah sejumlah Rp1,89 miliar

  • Uang tunai dalam bentuk Dollar Amerika Serikat sejumlah USD 182.900

  • Uang tunai dalam bentuk Dollar Singapura sejumlah SGD 1,48 juta

  • Uang tunai dalam bentuk Yen Jepang sejumlah JPY 550.000

  • Logam mulia seberat 2,5 Kg atau setara Rp7,4 miliar

  • Logam mulia seberat 2,8 Kg atau setara Rp8,3 miliar

  • 1 jam tangan mewah senilai Rp138 juta.

Logam mulia ditemukan di Apartemen GRV yang merupakan sebuah safe house.

“Ya, ini memang diduga para oknum dari Ditjen Bea Cukai ini menyiapkan safe house ya untuk menyimpan barang-barang seperti uang, kemudian tadi logam mulia, jadi memang disiapkan secara khusus untuk tempat penyimpanan. Nah untuk gunanya siapa nanti kami cek dulu ya. Jadi memang ini di sewa secara khusus,” jelas Budi.

Enam Tersangka

KPK menjerat enam orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam importasi barang. Tiga di antaranya yakni pejabat di Ditjen Bea Cukai.

Salah satu tersangkanya yakni mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, Rizal. Dia menjabat posisi itu pada 2024 hingga Januari 2026.

“KPK menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan serta menetapkan enam orang sebagai tersangka," kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (5/2).

Sementara, lima tersangka lainnya yakni:

Sisprian Subiaksono selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai;

  • Orlando Hamonangan selaku Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai;

  • John Field selaku pemilik PT Blueray;

  • Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray; dan

  • Dedy Kurniawan selak...

Read Entire Article