Khamenei sebut Trump bertanggung jawab atas kerusuhan Iran

5 days ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Teheran, Iran (ANTARA) - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Sabtu (17/1) menyatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas korban jiwa dan kerusakan yang terjadi selama gelombang protes terbaru di Iran.

Berbicara dalam sebuah pertemuan di Teheran, Khamenei mengatakan bahwa dalam apa yang ia sebut sebagai “hasutan” baru-baru ini, presiden AS terlibat secara langsung dengan melontarkan ancaman serta mendorong dan mendukung para penghasut.

“Saya tegaskan dengan jelas bahwa tujuan Amerika dalam hasutan terbaru ini adalah 'menelan' Iran,” ujarnya.

Aksi protes antipemerintah yang dipicu memburuknya kondisi ekonomi dan anjloknya nilai mata uang nasional Iran, rial, pecah di Teheran akhir bulan lalu dan kemudian meluas ke sejumlah kota lain di Iran.

Pada 8 Januari, aksi tersebut berubah menjadi kekerasan setelah putra mantan raja Iran yang bermukim di AS menyerukan masyarakat turun ke jalan untuk memprotes pemerintah.

Di tengah bentrokan sengit antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan, ratusan korban dilaporkan berjatuhan, terutama di provinsi-provinsi bagian barat.

Kepolisian menyatakan bahwa aksi protes damai telah “dibajak oleh perusuh” yang, menurut klaim mereka, didukung oleh badan intelijen AS dan Israel.

Sejumlah serangan dilaporkan terjadi terhadap gedung-gedung pemerintah, kantor polisi, toko, bank, dan masjid di berbagai wilayah, termasuk di Teheran. Kerusakan yang ditimbulkan diperkirakan mencapai ratusan juta dolar AS berdasarkan perhitungan awal.

Hingga kini, jumlah resmi korban tewas belum diumumkan, sementara perkiraan tidak resmi menyebutkan angka berkisar dari ratusan hingga ribuan orang.

Khamenei mengatakan bahwa sejak Revolusi Iran 1979, AS berupaya “mengembalikan dominasinya” atas Iran, dan seluruh pemerintahan di Washington, menurutnya, menjalankan kebijakan yang sama.

Ia menambahkan, jika sebelumnya tokoh-tokoh media Barat terlibat, kali ini presiden AS sendiri yang “mendorong para penghasut,” yang ia sebut sebagai kelompok bersenjata.

Khamenei juga menuduh AS dan Israel telah “mengidentifikasi dan melatih” sejumlah individu di dalam Iran untuk menciptakan ketakutan dan melakukan perusakan, seraya menambahkan bahwa aparat penegak hukum telah menangkap “sejumlah besar” dari mereka.

Ia menyebut para perusuh membakar sekitar 250 masjid di seluruh negeri serta menyerang bank dan toko.

Iran, kata Khamenei, tidak menginginkan perang, namun tidak akan membiarkan “para penjahat domestik dan internasional” lolos tanpa hukuman.

Ia juga menyinggung kondisi ekonomi nasional yang dinilainya sedang tidak baik, dengan kehidupan masyarakat berada dalam tekanan serius.

Khamenei meminta otoritas terkait bekerja dengan kesungguhan lebih besar dalam penyediaan kebutuhan pokok, pakan ternak, pangan, serta pasokan penting lainnya bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Trump mengatakan telah menangguhkan rencana serangan terhadap Iran dan bahwa negara itu telah menghentikan eksekusi terhadap para pengunjuk rasa.

Sementara itu, lembaga peradilan Iran menyatakan hingga kini belum ada seorang pun yang terlibat dalam aksi protes terbaru yang dijatuhi hukuman mati.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Kepala Mossad Israel ke AS di tengah isu serangan Trump ke Iran

Baca juga: China tolak kekerasan, serukan dialog di tengah ketegangan AS-Iran

Baca juga: PBB ingatkan retorika serangan militer ke Iran akan perburuk situasi

Penerjemah: Primayanti
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article