REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memulihkan aktivitas ekonomi di daerah terdampak bencana di Pulau Sumatra melalui inisiatif Ekraf Peduli. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan komitmen ini pada Jumat (5/1/2026).
"Kami ingin memastikan bahwa pemulihan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menghidupkan kembali bisnis, kreativitas, dan semangat juang masyarakat agar mereka dapat bangkit bersama," kata Teuku Riefky Harsya dalam sebuah pernyataan.
Selama fase rehabilitasi, kementerian mengaktifkan Ruang Kreatif Merah Putih dan memberikan bantuan serta fasilitasi kepada pelaku ekonomi kreatif yang terdampak bencana di seluruh Sumatra. Berbagai pelatihan pembuatan konten digital, pertunjukan musik lokal, pemutaran film komunitas, permainan edukatif, dan kegiatan seni diadakan untuk mendukung pemulihan masyarakat.
Fokus pada Penguatan Kapasitas Produksi
Pada tahap rekonstruksi, program-program difokuskan pada penguatan kapasitas produksi dan peningkatan nilai tambah melalui pelatihan dalam kerajinan, batik, bordir dan tenun, desain kemasan, pengolahan kuliner, menjahit, dan kewirausahaan digital. Tujuan dari program ini adalah untuk mempercepat pemulihan ekonomi di daerah terdampak bencana.
Menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 5 Januari 2026, banjir dan tanah longsor telah mempengaruhi 52 kabupaten dan kota di tiga provinsi di Pulau Sumatra, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Pemerintah mengidentifikasi pelaku ekonomi kreatif yang terkena dampak bencana dan membantu mereka dalam memulihkan bisnis mereka.
Dalam rapat koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatra pada 15 Januari 2026, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyatakan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk membangun kembali daerah yang terkena dampak dan memperkuat kapasitas mitigasi bencana daerah. Ia menekankan pentingnya pengumpulan data yang akurat untuk mendukung upaya rehabilitasi dan rekonstruksi yang efektif.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

6 hours ago
3






































