Gagal Panen 120 Hektar di Ciranjang, Cianjur Lakukan Pendataan

3 days ago 20
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

DTPHPKP Cianjur lakukan pendataan terkait gagal panen di Ciranjang.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR, – Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tengah melakukan pendataan terkait gagal panen yang menimpa 120 hektar lahan di Kecamatan Ciranjang. Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi penyebab dan mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Kepala DTPHPKP Cianjur, Ahmad Danial, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memerintahkan penyuluh dan petugas POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman) untuk segera bergerak ke lapangan. Mereka bertugas mendata luas lahan yang terdampak gagal panen serta memeriksa apakah petani tersebut terdaftar dalam asuransi.

"Setelah mendapatkan data pasti mengenai luas lahan yang terserang hama dan mengetahui berapa banyak petani yang ikut asuransi, kami akan mencari solusi," ujar Ahmad di Cianjur, Senin.

Selama ini, penyuluh dan petugas rutin turun ke lapangan untuk membantu petani menghadapi hama dan penyakit tanaman. Evaluasi menyeluruh terus dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pendampingan di seluruh wilayah Cianjur.

Serangan Hama dan Penyakit

Di Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang, ratusan hektar sawah mengalami gagal panen akibat serangan hama burung pipit dan penyakit tanaman. Serangan ini dimulai ketika tanaman padi berusia sekitar 45 hari.

Seorang petani di Kampung Pasirangin, Teten (51), menyatakan dari satu hektar sawah yang biasanya menghasilkan tujuh hingga delapan ton gabah, kini sebagian besar tanaman padinya mati. Meskipun berbagai upaya seperti penyemprotan pestisida dan pemasangan jaring telah dilakukan, serangan masif burung pipit tetap menyebabkan kerusakan parah hingga gagal panen total atau fuso.

Kepala Desa Nanggalamekar, Hilman, menambahkan bahwa pola tanam yang tidak serempak menjadi salah satu penyebab utama kondisi ini. Siklus hama yang tidak terputus membuat masalah terus berulang. Ia berharap dinas terkait dapat memberikan solusi dan bantuan kepada para petani.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article