FPCI dorong Indonesia kurangi ketergantungan terhadap AS

4 days ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta (ANTARA) - Ketua sekaligus pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal mendorong Indonesia untuk mengurangi ketergantungan terhadap Amerika Serikat (AS) di tengah kebijakan imperialisme Presiden Donald Trump terhadap negara lain.

"Dengan negara adidaya Amerika Serikat, kita masih harus, menghadapi tiga tahun lagi seperti ini. Dan tiga tahun kebijakan luar negeri AS bisa berdampak selama puluhan tahun," kata Dino dalam Diskusi Publik FPCI bertajuk "Outlook on Geopolitical Trends & Indonesian Foreign Policy in 2026", Jakarta, Senin.

Dino mengatakan bahwa AS di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump saat ini tengah menerapkan paham imperialisme dalam kebijakan luar negerinya.

Paham tersebut cenderung mendorong AS untuk melakukan penaklukan secara agresif terhadap wilayah dan sumber daya negara lain.

Mereka juga cenderung menerapkan hubungan yang tidak setara dengan negara lain, menuntut kepatuhan mereka dan merebut sesuatu dari negara lain tanpa memperhatikan hukum internasional secara semestinya.

Kebijakan tersebut dapat terlihat dari upaya AS baru-baru ini untuk merebut kekuasaan di Venezuela, rencana mereka mengakuisisi Greenland dan juga intervensinya di Iran.

Oleh karena itulah, Dino mendorong Indonesia untuk mempertimbangkan secara serius pengurangan ketergantungan terhadap AS.

"Intinya adalah tidak ada satu negara pun yang seharusnya terlalu terekspos pada sebuah kekuatan besar. Ingat, beberapa tahun yang lalu—belum lama ini—kita semua sangat khawatir tentang keterpaparan yang berlebihan terhadap China," sambung Co-founder FPCI Dewi Fortuna Anwar di acara itu.

Dewi mengatakan bahwa selama pemerintahan Joko Widodo, Indonesia sangat menggantungkan pembangunan infrastrukturnya terhadap China sebagai mitra dagang terbesar serta sebagai sumber investasi, khususnya di sektor mineral kritis, smelter, dan sebagainya.

Risikonya adalah bahkan jika China tidak menggunakan pemaksaan ekonomi sekalipun, perlambatan ekonomi China akan langsung berdampak terhadap Indonesia.

"Jadi keterpaparan yang berlebihan terhadap siapapun, jika terlalu bergantung, itu tidak baik," katanya.

Untuk itu, Dewi mendorong pemerintah untuk benar-benar melakukan diversifikasi. "Kita sering mengatakannya, tetapi pada kenyataannya kita tidak benar-benar melakukannya," kata dia.

Baca juga: Ketua FPCI: Imperialisme AS era Trump dorong tatanan dunia baru

Pewarta: Katriana
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article