Jenewa (ANTARA) - Saat Amerika Serikat (AS) akan resmi keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Januari ini, Direktur Jenderal (Dirjen) WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Selasa (13/1) memperingatkan langkah tersebut akan membuat negara itu maupun dunia menjadi "tidak aman."
Di hari pertamanya kembali ke Gedung Putih pada 20 Januari 2025, Presiden AS Donald Trump menandatangani sebuah perintah eksekutif untuk menarik AS keluar dari WHO. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menerima pemberitahuan resminya dua hari kemudian.
Berdasarkan piagam WHO, pengunduran diri tersebut akan berlaku satu tahun setelah pemberitahuan disampaikan.
"Itu bukanlah keputusan yang tepat," kata Tedros, berharap agar AS mempertimbangkan kembali keputusannya dan bergabung kembali dengan WHO, sebagaimana warta Xinhua.
Dia menambahkan banyak pekerjaan yang dilakukan WHO bermanfaat bagi AS, dan "itulah sebabnya saya mengatakan AS tidak akan bisa aman tanpa bekerja sama dengan WHO."
Sang dirjen WHO juga mengatakan organisasi tersebut secara bertahap menangani masalah pendanaannya melalui penyesuaian anggaran dan reformasi struktural.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

6 hours ago
1




































