Cak Imin: Kemiskinan Tak Boleh Jadi Warisan, Mental Pemberi Harus Ditanamkan

12 hours ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) saat memberikan paparan di acara peluncuran kolaborasi Indonesia Berdaya di Masjid Istiqlal pada Kamis (12/2). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (PM), Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Agama meluncurkan kolaborasi 'Indonesia Berdaya' yang melibatkan ratusan filantropi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (12/2).

Kegiatan Indonesia Berdaya ini memiliki target agar upaya pemerintah tercapai, yaitu 0% kemiskinan ekstrem pada 2026 dan 5% kemiskinan pada 2029.

Menko PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan kemiskinan tidak boleh menjadi realitas yang terstruktur hingga menjadi warisan dari berbagai pengalaman.

"Kemiskinan tidak boleh menjadi realitas struktur, realitas kultural, realitas warisan dari berbagai pengalaman yang ada," kata Cak Imin yang hadir secara virtual.

Cak Imin mengungkapkan data per September 2025 menunjukkan tren kemiskinan mengalami penurunan. Meski begitu, data tersebut baginya tidak ada artinya bila tidak ada upaya pemberdayaan terhadap masyarakat.

"Meskipun hari ini tingkat kemiskinan relatif terus menurun sampai pada angka 8,25 persen di September 2025, hasil ini tidak ada artinya dan bahkan menghadapi tantangan ke depan yang serius apabila kita tidak menghadirkan pemberdayaan yang utuh bagi masyarakat kita," kata Imin.

Melalui kolaborasi 'Indonesia Berdaya', Cak Imin tidak ingin gerakan ini bersifat sementara. Menurutnya, dalam upaya pengentasan kemiskinan, perlu peran yang menopang bagi kaum yang lemah.

"Kita tidak ingin gerakan yang kita lakukan, yang sangat mulia, menjadi parsial. Kita tidak ingin terus memberikan yang bersifat karitatif terputus, tetapi kita ingin menopang kekuatan yang lemah untuk tumbuh selamanya," ucap Cak Imin.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Marsyudi Syuhud dalam kesempatan ini menekankan agar masyarakat memiliki mental pemberi. Menurutnya, masyarakat yang membutuhkan pun harus memiliki kehendak untuk memberi.

"Semua kita diharapkan semampunya beramal untuk mampu memberi. Mental kita pertama kali yang harus ditanamkan kepada anak kecil sampai orang tua adalah menjadi orang yang ingin menjadi pemberi," kata Marsyudi.

"Siapa saja, walaupun yang sekarang pada faktanya masih diberi. Yang diberi pun harus berniat menjadi pemberi. Itu intinya," sambungnya.

Read Entire Article