Planetarium di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, dibuka secara khusus pada Jumat (16/1) di tengah libur Isra Mikraj. Biasanya layanan tersebut tutup saat hari libur nasional. Pembukaan tambahan ini dilakukan karena tingginya animo masyarakat.
Head of Strategic Business Unit (SBU) Taman Ismail Marzuki, Anya Aprilia Christiana, mengatakan keputusan membuka Planetarium pada hari ini diambil lantaran antusiasme publik yang masih sangat tinggi, bertepatan dengan momen libur panjang.
“Karena memang animo dari masyarakat masih tinggi juga, kebetulan ini jatuhnya long weekend ya, Jumat, Sabtu, Minggu, maka kami adakan penambahan hari operasional hari ini,” ujar dia di lokasi.
Pada hari tambahan tersebut, seluruh tiket Planetarium hanya dijual secara langsung atau on the spot. Penjualan daring tidak dibuka untuk Jumat ini.
“Jadi 16 Januari kami buka, semua tiketnya kami jualnya hanya on the spot saja. Yang online bisanya hanya untuk besok dan tanggal 18,” sambung Anya.
Khusus hari ini, Planetarium hanya menggelar tiga pertunjukan. Tak seperti hari operasional biasanya dengan empat pertunjukan. Pembatasan jumlah pengunjung dilakukan karena kapasitas teater Planetarium yang hanya mampu menampung 200 kursi per pertunjukan.
“Karena memang kapasitas kami per show hanya bisa menampung sampai dengan 200 kursi. Hari ini kan memang hari tambahan. Khusus hari ini saja 3 show. Besok Sabtu dan Minggu tetap ada 4 show,” ucap Anya.
Dengan 3 pertunjukan, total tiket yang tersedia pada hari ini sebanyak 600 orang. Pertunjukan dimulai dari sesi kedua pada pukul 14.00 WIB hingga pertunjukan terakhir pukul 18.30 WIB.
Terkait sistem antrean, Anya menjelaskan bahwa pihaknya melakukan penghitungan secara manual dengan membagikan nomor antrean hingga batas 200 orang per pertunjukan.
“Memang seperti itu [manual]. Karena on the spot semua, jadi langsung kita bagikan nomor antrean sampai 200,” kata Anya.
Ia mengakui, meski informasi kapasitas sudah disampaikan, masyarakat tetap terus berdatangan karena tingginya minat.
“Kita infokan 3 show bisa menampung 600 orang, tapi masih terus juga berdatangan. Sebetulnya kami sudah sampaikan, antrean ini baru kami buka satu jam sebelum pertunjukan di semua platform. Tapi karena mungkin masyarakat animonya tinggi sekali, memaksa masuk langsung ke antrean. Mereka tidak mau meninggalkan barisannya karena takut enggak kebagian,” ujarnya.
Anya menegaskan bahwa tiket hanya bisa dibeli oleh pengunjung yang berada di dalam barisan. Namun, pengunjung masih diperbolehkan keluar sementar...

2 hours ago
1






































