Ai, Simpanse Jenius Bisa Baca Bahasa Mandarin dan Inggris, Mati di Usia 49 Tahun

2 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ilustrasi simpanse. Foto: DESIREY MINKOH/AFP

Seekor simpanse jenius bernama Ai, yang mampu mengenali lebih dari 100 karakter Mandarin serta alfabet Bahasa Inggris, meninggal dunia pada usia 49 tahun. Kabar ini disampaikan para peneliti di Jepang.

Dilansir AFP, dalam pernyataan resminya, Center for the Evolutionary Origins of Human Behavior, Kyoto University, menyebut Ai yang dalam bahasa Jepang berarti “cinta” telah terlibat dalam berbagai penelitian tentang persepsi, pembelajaran, dan memori. Studi-studi tersebut berperan besar dalam memperluas pemahaman ilmuwan mengenai kecerdasan primata.

Ai meninggal pada Jumat (8/1) pekan lalu akibat kegagalan multi-organ serta sejumlah penyakit yang berkaitan dengan usia lanjut.

Tak hanya menguasai karakter Mandarin dan alfabet, Ai juga mampu mengenali angka Arab dari nol hingga sembilan, serta membedakan 11 warna. Hal ini pernah disampaikan oleh ahli primata Tetsuro Matsuzawa pada 2014.

Dalam salah satu penelitian, Ai diperlihatkan layar komputer yang menampilkan karakter Mandarin untuk warna merah muda, disertai pilihan kotak berwarna merah muda dan ungu. Simpanse tersebut secara konsisten memilih kotak berwarna merah muda yang sesuai.

Pada percobaan lain, saat diperlihatkan sebuah apel, Ai mampu memilih bentuk persegi panjang, lingkaran, dan titik di layar komputer untuk menggambar apel secara virtual.

Kemampuan luar biasa ini membuat Ai menjadi subjek berbagai publikasi ilmiah dan program media. Sejumlah hasil penelitiannya bahkan dimuat dalam jurnal bergengsi Nature, dan membuatnya dijuluki “simpanse jenius” oleh media populer.

Simpanse asal Afrika Barat ini tiba di Kyoto University pada 1977. Pada 2000, Ai melahirkan anak jantan bernama Ayumu. Dilaporkan Kyodo News, kemampuan Ayumu kemudian menarik perhatian para peneliti, khususnya dalam studi tentang transfer pengetahuan antara induk dan anak.

Penelitian terhadap Ai disebut turut membangun kerangka eksperimental untuk memahami cara kerja pikiran simpanse, yang menjadi fondasi penting dalam mengkaji evolusi pikiran manusia.

“Ai memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi dan terlibat aktif dalam penelitian. Melalui dirinya, berbagai aspek pikiran simpanse untuk pertama kalinya berhasil diungkap,” demikian pernyataan resmi universitas.

Read Entire Article