Ilustrasi kondisi motor yang hangus terbakar.
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kebakaran terjadi di tempat penitipan sepeda motor yang berada di depan Stasiun Bogor pada Senin (19/01/2026), dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan sembilan unit sepeda motor hangus dengan total kerugian mencapai Rp 400 juta.
Penjaga parkiran Wahyu Motor, Jaelani menjelaskan, kebakaran mulai diketahui sekitar waktu subuh. Awalnya, petugas jaga malam mengira kepulan asap yang muncul berasal dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi.
“Awalnya dikira ada bakar-bakar sampah, soalnya banyak asap. Tapi ternyata ada satu motor yang sudah kebakaran,” ujar Jaelani saat ditemui Republika.co.id di lokasi kejadian.
Jaelani menduga penyebab kebakaran berasal dari alarm salah satu motor yang berbunyi terus-menerus. Kondisi tersebut diduga memicu panas berlebih hingga akhirnya menimbulkan percikan api.
“Alarm motornya bunyi terus. Mungkin panas karena alarmnya enggak berhenti, akhirnya kebakar dan nyamber ke motor yang lain,” jelasnya.
Petugas parkiran sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, api yang sudah terlanjur membesar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Satu kaleng (APAR) habis. Tapi apinya sudah gede, jadi enggak bisa padam,” tambahnya.
Melihat kondisi api yang semakin membesar, petugas segera menghubungi pemadam kebakaran. Unit pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB. Setelah itu, petugas melakukan proses pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.
“Sekarang tinggal pendinginan saja,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sembilan sepeda motor milik warga yang dititipkan di lokasi mengalami kerusakan berat akibat kebakaran. Menurut Jaelani, kerugian materi mencapai sekitar Rp 400 juta.

4 days ago
5






































